Banyak bisnis ingin melakukan digitalisasi, tetapi bingung harus mulai dari mana. Jawabannya tidak selalu membuat aplikasi besar. Sering kali langkah terbaik adalah memilih proses yang paling sering menimbulkan masalah.
Cari proses dengan biaya kesalahan tinggi
Contohnya stok gudang sering selisih, approval pembelian lambat, laporan penjualan terlambat, atau data pelanggan tersebar. Proses seperti ini layak diprioritaskan karena dampaknya terasa langsung.
Mulai dari workflow sederhana
Digitalisasi yang baik memindahkan proses manual menjadi workflow yang bisa dilacak. Siapa meminta, siapa menyetujui, kapan dikerjakan, dan apa hasilnya harus terlihat jelas.
Ukur sebelum dan sesudah
Tentukan metrik seperti waktu proses, jumlah error, biaya lembur, atau lead time. Dengan begitu, manfaat digitalisasi dapat dibuktikan secara objektif.
Referensi terkait
Lanjutkan membaca halaman produk dan artikel praktis lain dari Rekayasa Digital.